F A Q
1. Apakah yang dimaksud dengan Program Perekrutan Bersama (PPB) BUMN?
Program Perekrutan Bersama (PPB) merupakan upaya Kementerian BUMN melalui FHCI untuk mencari dan mendapatkan serta mengembangkan kapabiltas Talenta-Talenta Terbaik Bangsa Indonesia melalui sistem perekrutan yang lebih terbuka dan memberikan peluang yang sama bagi semua kalangan termasuk penyandang disabilitas dan putra daerah.
Lebih dari 11,000 posisi di berbagai sektor Bisnis seluruh BUMN Indonesia: Ketahanan Energi, Logistik & Perdagangan, Pariwisata & Kebudayaan, Ketahanan Pangan dan Perkebunan, Pelayanan Kesehatan, Ekonomi Maritim, Konektivitas, Konstruksi dan Infrastruktur, Pertambangan, Manufaktur, Pertahanan Strategis & Teknologi, Industri Berat dan Perkapalan, Telekomunikasi dan Digital, Jasa Keuangan dan Perbankan serta Ekonomi Kerakyatan.
2. Bagaimana mekanisme rekrutasi PPB?
Mekanisme rekrutasi PPB dilakukan dengan standarisasi proses perekrutan secara bersama dan serentak dimulai dari satu pintu pendaftaran, yang meliputi: Asemen Tata Nilais, Tes Kemampuan Dasar, Tes Kemampuan Bidang, dan Pembekalan serta Pembetukan Karakter sebagai Karyawan BUMN. Hal ini merupakan bentuk dari Spirit of BUMN Unity (One Nation, One Vision & One Family).
3. Siapa yang menjadi target PPB ini?
Sistem PPB dilakukan secara terbuka dan memberikan peluang yang sama bagi semua kalangan termasuk penyandang disabilitas dan putra daerah.
4. Bagaimana cara mendaftar Program Perekrutan Bersama BUMN?
Cara mendaftar program adalah melalui link berikut: https://rekrutbersama.fhcibumn.com/
5. Apa saja persyaratan PPB?
Persyaratan berbeda-beda antar BUMN, sesuai dengan persyaratan jabatan yang membutuhkan pekerja baru. Secara umum diatur persyaratan berdasarkan jenjang pendidikan dan usia maksimum.
6. Apa saja tahapan tes PPB?
Tahapan Tes PPB dimulai dari:
1. Seleksi administrasi, Asemen Tata Nilais, Tes Kemampuan Dasar (TKD) yang harus dilaksanakan oleh semua peserta.
2. Tes Kemampuan Bidang (TKB) yang disesuaikan dengan kebutuhan masing - masing BUMN.
7. Apa yang dimaksud Rekrutasi Reguler, Disabilitas dan KTI?
  • Rekrutasi Reguler adalah program rekrutasi bagi putera-puteri Terbaik Indonesia lulusan SLTA (SMA & SMK), Diploma (D1 s.d D4) dan Sarjana (S1 s.d S2) untuk membangun karir di lingkungan keluarga besar BUMN BUMN sebagai “agent of development” untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi Bersama di BUMN.
  • Rekrutasi Disabilitas adalah rekrutasi dengan resource disabilitas yang memenuhi kualifikasi kebutuhan tenaga kerja sesuai kebutuhan bisnis BUMN baik lulusan SLTA (SMA/SLTA), Diploma (D1 – D4) dan Sarjana (S1), untuk memenuhi posisi di berbagai sektor bisnis di seluruh Indonesia.
  • Rekrutasi KTI adalah rekrutasi dengan resource penduduk asli/ keturunan dari Kawasan Timur Indonesia, lulusan SLTA (SMA/SMK), Diploma (D1-D4) dan Sarjana (S1) untuk berkarir dan mengembangkan diri di seluruh sektor bisnis BUMN Indonesia.
  • 8. Apakah berlaku sistem gugur dalam proses seleksinya?
    Setiap tahapan menggunakan sistem gugur. Hanya shortlisted kandidat yang memenuhi kualifikasi yang akan mengikuti tahapan selanjutnya.
    9. Apakah passing grade dibedakan untuk 3 (tiga) kategori (Regular, Difabel, KTI) saja? Atau tiap BUMN memiliki passing grade sendiri?
    Setiap kategori memiliki passing grade yang berbeda, dan setiap BUMN memiliki passing grade-nya masing-masing.
    10. Bagaimana status pekerja?
    Status pekerja disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing BUMN. Ada yang berstatus pegawai tetap maupun pegawai kontrak, baik di BUMN terkait maupun Anak Perusahaannya.
    11. Jika memilih sebagai pegawai kontrak, apakah kedepannya dapat menjadi pegawai tetap?
    Proses perubahan status pekerja mengacu kepada aturamUndang Undang Ketenagakerjaan dan sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing BUMN
    12. Berapa lamakah masa percobaan (kontrak sebelum diangkat tetap) nantinya?
    Disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing BUMN.
    13. Apa saja jurusan yang diperlukan?
    Jurusan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan BUMN yang dituju.
    14. Bagaimana paket remunerasi yang akan didapatkan?
    Mengikuti aturan perusahaan dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    15. Bagaimana cara bagi kandidat menentukan BUMN yang dituju?
    Setelah lolos ke Tahap Seleksi Kemampuan Dasar, setiap kandidat dapat memilih 3 (tiga) BUMN sesuai dengan minat dan kecocokan dengan persyaratan jabatan yang dibutuhkan oleh BUMN yang dituju.
    1. Berapakah nominal gaji yang terima di setiap bulannya?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    2. Fasilitas apa saja yang didapatkan ketika diterima di perusahaan ini?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    3. Apakah perusahaan menanggung biaya akomodasi dan transportasi yang timbul selama proses rekrutasi?
    Selama proses rekrutasi, BUMN tidak menanggung biaya yang timbul, kecuali ada kebijakan yang ditentukan berbeda oleh masing-masing BUMN.
    4. Apakah perusahaan akan membantu pembuatan NPWP?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    5. Apakah perusahaan akan membantu pembuatan BPJS kesehatan?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    6. Apakah dapat memilih kota/daerah penempatan kerja?
    Calon Pekerja dapat memilih 3 (tiga) perusahaan yang dituju, namun kebijakan penempatan menjadi kewenangan BUMN (peserta tidak dapat memilih daerah penempatan kerja).
    7. Apakah ada kemungkinan rotasi ke daerah yang berbeda?
    Mengikuti aturan dan kebutuhan masing-masing perusahaan.
    8. Berapa lama jangka waktu rotasi untuk setiap daerahnya?
    Mengikuti aturan dan kebutuhan masing-masing perusahaan.
    9. Apakah saya mendapat fasilitas transport dan tempat tinggal di lokasi penempatan yang berbeda dengan lokasi domisili kandidat?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    10. Bagaimana dengan status kepegawaian yang didapatkan?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak)
    11. Apa perbedaan yang signifikan mengenai pegawai kontrak dan pegawai tetap?
    Pegawai kontrak adalah pekerja yang terikat perjanjian kerja dengan sebuah perusahaan berdasarkan jangka waktu tertentu atau sampai dengan selesainya pekerjaan tertentu.
    Pegawai tetap adalah pekerja yang terikat perjanjian kerja dengan sebuah perusahaan yang tidak ditentukan waktunya, bersifat tetap dan berlaku untuk selamanya sampai terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
    12. Apakah di masa kontrak terdapat evaluasi kerja?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    13. Kapan waktu pelaksanaan evaluasi kerja?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    14. Bagaimana jika hasil evaluasi kerja tidak sesuai dari target penilaian?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    15. Apakah ada kemungkinan perpanjangan waktu di masa kontrak?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    16. Apakah setelah menjadi pegawai kontrak berkesempatan menjadi pegawai tetap?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    17. Berapa lama ikatan dinas yang harus dijalankan sebelum menjadi pegawai tetap?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    18. Apa konsekuensi yang di dapat ketika mengakhiri ikatan dinas sebelum waktunya?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    19. Apakah dapat melakukan izin selama program pre-employment training berlangsung?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    20. Apa saja hak sebagai pekerja?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    1. Apakah persyaratan yang ditetapkan untuk mengikuti Program Perekrutan Bersama Pemberdayaan Disabilitas?
    Calon pekerja disabilitas memenuhi persyaratan yang ditetapkan, yakni: pendidikan terakhir min. SLTA atau sederajat dan usia maksimal adalah 45 tahun.
    2. Siapa saja penyandang disabilitas yang dapat mengikuti Program Perekrutan Bersama Pemberdayaan Disabilitas?
    Semua penyandang disabilitas di Indonesia yang memenuhi persyaratan, memiliki peluang yang sama untuk mengikuti Program Perekrutan Bersama Pemberdayaan Disabilitas.
    3. Adakah batasan kategori disabilitas yang dapat mengikuti Program Perekrutan Bersama Pemberdayaan Disabilitas?
    Batasan kategori disabilitas disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing BUMN.
    4. Jenis pekerjaan apa sajakah yang dapat dilamar oleh Calon Pekerja Disabilitas?
    Jenis pekerjaan yang dapat dilamar disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing BUMN.
    5. Adakah mekanisme khusus bagi Calon Pekerja Disabilitas dalam mengikuti Tes (Value BUMN, TKD dan TKB)?
    Mekanisme tes tidak dibedakan dengan rekrutasi regular, dimana dilakukan melalui aplikasi online maupun tes tulis.
    Kecuali bagi tuna netra akan diminta menggunakan aplikasi text to speech, untuk membaca menu maupun pertanyaan Asemen Tata Nilai dan TKD online.
    6. Fasilitas kerja apa yang disediakan Perusahaan BUMN bagi Pekerja Disabilitas?
    Fasilitas kerja yang disediakan bagi Pekerja Disabilitas disesuaikan dengan kebijakan masing-masing BUMN.
    7. Bagaimana status kepegawaian Calon Pekerja Disabilitas yang direkrut Perusahaan BUMN?
    Status kepegawaian Calon Pekerja Disabilitas menyesuaikan dengan kebutuhan maaing-masing BUMN.
    8. Apakah standar gaji/ benefit bagi Pekerja Disabilitas akan sama dengan Pekerja Non-Disabilitas?
    Standar gaji/benefit bagi Pekerja Disabilitas disesuaikan dengan kebijakan masing-masing BUMN.
    9. Apakah tersedia program pendampingan bagi para pekerja Disabilitas di masing-masing BUMN pada awal penempatan?
    Masing-masing BUMN akan memiliki kebijakan pendampingan yang diatur tersendiri
    10. Apakah terdapat standar kriteria penilaian kerja bagi Para Pekerja Disabilitas di masing-masing Perusahaan BUMN?
    Standar kriteria penilaian kerja bagi para Pekerja Disabilitas disesuaikan dengan kebijakan masing-masing BUMN.
    1. Wilayah/ daerah/ domisili mana saja yang termasuk KTI?
    Daerah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat dan Nusa tenggara Timur untuk ditempatkan di daerah domisili masing-masing atau ditempatkan di seluruh wilayah kerja BUMN sesuai dengan kebutuhan masing - masing BUMN.
    2. Siapakah yang termasuk kedalam kategori Putra Daerah?
    Putra daerah adalah Putra/Putri lokal yang memiliki kaitan darah dengan daerah Kawasan Timur Indonesia dan menetap di daerah tersebut.
    3. Apakah semua BUMN merekrut kategori khusus KTI?
    Hanya BUMN tertentu yang merekrut pekerja dari Kawasan Timur Indonesia. Hal ini disesuaikan dengan daerah operasional dan kebutuhan dari BUMN tersebut.
    4. Apa saja kebutuhan rekrutasi untuk Kawasan Timur Indonesia?
    Terdapat 40 BUMN yang melakukan perekrutan dengan kategori Kawasan Timur Indonesia, dengan kategori pendidikan SMA/SMK, Diploma, dan Sarjana (S1).
    5. Apakah perusahaan menanggung biaya akomodasi dan transportasi yang timbul selama proses rekrutasi?
    Selama proses rekrutasi, BUMN tidak menanggung biaya yang timbul, kecuali ada kebijakan yang ditentukan berbeda oleh masing-masing BUMN.
    6. Apakah dapat memilih kota/daerah penempatan kerja?
    Calon Pekerja dapat memilih 3 (tiga) perusahaan BUMN yang dituju, namun untuk penempatan pekerja akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing BUMN.
    7. Apakah ada kemungkinan rotasi ke daerah yang berbeda?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    8. Jika terdapat perbedaaan lokasi penempatan dengan lokasi domisili kandidat, apakah calon pekerja akan mendapatkan fasilitas transport dan tempat tinggal?
    Mengikuti aturan perusahaan, dan akan diinformasikan ketika proses offering (tanda tangan kontrak).
    9. Bagaimana dengan status kepegawaian yang didapatkan?
    Status kepegawaian adalah pekerja tetap atau pekerja kontrak sesuai dengan kebutuhan dari masing- masing BUMN.